<?xml version='1.0' encoding='utf-8'?>

				<feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom'>

					<id>https://dosen.gufron.com/</id>

					<title type='text'>Gufron Rajo Kaciak : Tutorial Kategori Virtualisasi</title>

					<updated>2026-04-06T23:11:22+00:00</updated>

					<author>

						<name>Djamboe WebDesign</name>

						<uri>http://www.gufron.com/</uri>

					</author>

					<link rel='self' href='https://dosen.gufron.com/rss.php?tutorial.4.6' />

					<category term='djamboe'/>

					<contributor>

						<name>Djamboe WebDesign</name>

					</contributor>

					<generator uri='http://www.gufron.com/' version='2.0.4'>Djamboe WebDesign</generator>

					<logo>https://dosen.gufron.com/images/button.png</logo>

					<rights type='html'>Administrator - admin@nospam.com</rights>

					<subtitle type='text'>Gufron Rajo Kaciak, website tutorial pemrograman, jaringan, komputer, server, networking, virtualisasi, perkuliahan, basis data dan teknologi informasi</subtitle>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/langkah-langkah-instalasi-macos-sierra-1012-di-vir/82/</id>

						<title type='text'>Langkah-Langkah Instalasi macOS Sierra 10.12 di VirtualBox (Bagian 2)</title>

						<updated>2017-08-17T10:06:00+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/langkah-langkah-instalasi-macos-sierra-1012-di-vir/82/' />

						<summary type='text'>macOS Sierra adalah sistem operasi terbaru untuk perangkat Mac, diperkenalkan di ajang Apple WorldWide Developer Conference (WWDC) 2016. Setelah OS X 10.11 alias El Capitan, Apple tidak melanjutkannya dengan nama OS X 10.12 Sierra, namun menggunakan nama macOS Sierra. Perubahan nama dari OS X menjadi macOS ini dibuat perusahaan asal California tersebut untuk menyamakan dengan nama sistem operasi lainnya – watchOS, iOS dan tvOS.Tak hanya mengubah namanya, sejumlah fitur baru juga hadir pada macOS Sierra. Dari beberapa fitur yang dimilikinya, terlihat Apple mencoba mengintegrasikan antara macOS dengan iOS. Dan tak kalah pentingnya, Apple juga menyematkan Siri atau Asisten virtual pada macOS terb</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2017-08-17T10:06:00+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/panduan-instalasi-macos-sierra-1012-di-virtualbox-/81/</id>

						<title type='text'>Panduan Instalasi macOS Sierra 10.12 di VirtualBox (Bagian 1)</title>

						<updated>2017-08-17T09:06:00+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/panduan-instalasi-macos-sierra-1012-di-virtualbox-/81/' />

						<summary type='text'>macOS Sierra adalah sistem operasi terbaru untuk perangkat Mac, diperkenalkan di ajang Apple WorldWide Developer Conference (WWDC) 2016. Setelah OS X 10.11 alias El Capitan, Apple tidak melanjutkannya dengan nama OS X 10.12 Sierra, namun menggunakan nama macOS Sierra. Perubahan nama dari OS X menjadi macOS ini dibuat perusahaan asal California tersebut untuk menyamakan dengan nama sistem operasi lainnya – watchOS, iOS dan tvOS.Tak hanya mengubah namanya, sejumlah fitur baru juga hadir pada macOS Sierra. Dari beberapa fitur yang dimilikinya, terlihat Apple mencoba mengintegrasikan antara macOS dengan iOS. Dan tak kalah pentingnya, Apple juga menyematkan Siri atau Asisten virtual pada macOS terb</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2017-08-17T09:06:00+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/langkah-langkah-menambah-hard-disk-virtual-baru-pa/38/</id>

						<title type='text'>Langkah-Langkah Menambah Hard Disk Virtual Baru Pada Mesin Guest VirtualBox</title>

						<updated>2014-11-04T18:15:53+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/langkah-langkah-menambah-hard-disk-virtual-baru-pa/38/' />

						<summary type='text'>Dalam pembuatan sebuah mesin virtual (guest) pada VirtualBox, kita bisa saja tidak langsung menambahkan virtual hard disk pada mesin virtual tersebut. Sehingga, mesin virtual yang dibuat, seperti sebuah komputer tanpa hard disk. Atau, suatu ketika kita ingin belajar membuat dual os (operating system) atau multi os menggunakan beberapa hard disk yang terpisah. Sehingga dibutuhkan tambahan virtual hard disk dalam mesin virtual (guest) yang sudah dibuat tersebut.Dalam tutorial ini, akan dijelaskan bagaimana cara menambah hard disk baru (masih kosong atau belum dipartisi) atau hard disk virtual yang sudah ada (hasil backup mesin virtual) ke dalam mesin virtual (guest) yang sudah dibuat sebelumnya.</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2014-11-04T18:15:53+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-install-windows-7-dengan-virtualbox/27/</id>

						<title type='text'>Cara Install Windows 7 Dengan VirtualBox</title>

						<updated>2014-03-27T05:09:33+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-install-windows-7-dengan-virtualbox/27/' />

						<summary type='text'>Panduan ini akan menjelaskan cara install mesin virtual (virtual machine atau guest machine) Windows 7 menggunakan VirtualBox. Perbedaan instalasi Windows 7 pada komputer "nyata" dengan virtual hanya terletak pada proses awalnya, dimana untuk instalasi Windows 7 pada VirtualBox, kita harus membuatkan terlebih dahulu sebuah mesin virtualnya, baru melakukan proses instalasi. Sementara instalasi pada komputer "nyata", kita tinggal memasang media instalasi, baik CD/DVD atau flash disk ke komputer dan kemudian melakukan proses instalasi.Alasan kenapa kita perlu untuk membuat sebuah mesin virtual, silahkan baca artikel/pengertian-virtualisasi/8/]Pengertian Virtualisa</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2014-03-27T05:09:33+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-mesin-virtual-windows-xp-dengan-virtu/26/</id>

						<title type='text'>Cara Membuat Mesin Virtual Windows XP Dengan VirtualBox</title>

						<updated>2014-02-25T06:01:03+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-mesin-virtual-windows-xp-dengan-virtu/26/' />

						<summary type='text'>Panduan ini akan menjelaskan cara membuat mesin virtual (virtual machine atau guest machine) Windows XP menggunakan VirtualBox. Perbedaan instalasi Windows XP pada komputer "nyata" dengan virtual hanya terletak pada proses awalnya, dimana untuk instalasi Windows XP pada VirtualBox, kita harus membuatkan terlebih dahulu sebuah mesin virtualnya, baru melakukan proses instalasi. Sementara instalasi pada komputer "nyata", kita tinggal memasang media instalasi, baik CD/DVD atau flash disk ke komputer dan kemudian melakukan proses instalasi.Alasan kenapa kita perlu untuk membuat sebuah mesin virtual, silahkan baca artikel/pengertian-virtualisasi/8/]Pengertian Virtual</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2014-02-25T06:01:03+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-mesin-virtual-linux-mint-14-nadia-den/25/</id>

						<title type='text'>Cara Membuat Mesin Virtual Linux Mint 14 Nadia Dengan VirtualBox</title>

						<updated>2014-02-25T05:51:09+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-mesin-virtual-linux-mint-14-nadia-den/25/' />

						<summary type='text'>Panduan ini akan menjelaskan cara membuat mesin virtual (virtual machine atau guest machine) Linux Mint 14 Nadia menggunakan VirtualBox. Perbedaan instalasi Linux Mint 14 Nadia pada komputer "nyata" dengan virtual hanya terletak pada proses awalnya, dimana untuk instalasi Linux Mint 14 Nadia pada VirtualBox, kita harus membuatkan terlebih dahulu sebuah mesin virtualnya, baru melakukan proses instalasi. Sementara instalasi pada komputer "nyata", kita tinggal memasang media instalasi, baik CD/DVD atau flash disk ke komputer dan kemudian melakukan proses instalasi.Alasan kenapa kita perlu untuk membuat sebuah mesin virtual, silahkan baca artikel/pengertian-virtual</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2014-02-25T05:51:09+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/langkah-langkah-pembuatan-mesin-virtual-windows-me/24/</id>

						<title type='text'>Langkah-Langkah Pembuatan Mesin Virtual Windows ME Dengan VirtualBox</title>

						<updated>2014-02-25T05:21:45+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/langkah-langkah-pembuatan-mesin-virtual-windows-me/24/' />

						<summary type='text'>Panduan ini akan menjelaskan cara membuat mesin virtual (virtual machine atau guest machine) Windows ME menggunakan VirtualBox. Perbedaan instalasi Windows ME pada komputer "nyata" dengan virtual hanya terletak pada proses awalnya, dimana untuk instalasi Windows ME pada VirtualBox, kita harus membuatkan terlebih dahulu sebuah mesin virtualnya, baru melakukan proses instalasi. Sementara instalasi pada komputer "nyata", kita tinggal memasang media instalasi CD/DVD ke komputer dan kemudian melakukan proses instalasi.Alasan kenapa kita perlu untuk membuat sebuah mesin virtual, silahkan baca artikel/pengertian-virtualisasi/8/]Pengertian Virtualisasi dan [link</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2014-02-25T05:21:45+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/virtualbox-appliance-menggunakan-virtual-mesin-vir/20/</id>

						<title type='text'>VirtualBox Appliance, Menggunakan Virtual Mesin VirtualBox Pada Komputer Lain</title>

						<updated>2013-12-16T09:49:14+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/virtualbox-appliance-menggunakan-virtual-mesin-vir/20/' />

						<summary type='text'>VirtualBox menyediakan satu cara untuk mendistribusikan sistem operasi virtual yang sudah ter-install (preinstalled), yaitu VirtualBox Appliance, sehingga kita dapat memindahkan mesin virtual (guest machine) yang telah diinstall pada sebuah komputer ke komputer lain tanpa harus menginstallnya.VirtualBox Appliance akan sangat membantu jika kita ingin memasang sistem operasi yang sama pada komputer lain. Semua konfigurasi dan aplikasi yang ada di sistem operasi asal akan sama persis dengan sistem operasi hasil implementasi appliance.Cara ini sangat praktis jika ingin mendistribusikan sistem operasi yang sudah diinstall dan dikonfigurasi dengan lengkap supaya pengguna yang hendak mencobanya tidak perlu repot melakukan ins</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2013-12-16T09:49:14+00:00</published>

					</entry>

					<entry>

						<id>http://dosen.gufron.com/tutorial/konfigurasi-mesin-virtual-virtual-machine-di-virtu/18/</id>

						<title type='text'>Konfigurasi Mesin Virtual (Virtual Machine) di VirtualBox</title>

						<updated>2013-12-16T06:43:41+00:00</updated>

						<author>

						<name>Gufron Rajo Kaciak</name>
</author>

						<link rel='alternate' type='text/html' href='http://dosen.gufron.com/tutorial/konfigurasi-mesin-virtual-virtual-machine-di-virtu/18/' />

						<summary type='text'>Konfigurasi mesin virtual (virtual machine) atau guest diperlukan jika kita ingin melakukan perubahan terhadap setingan yang dilakukan saat membuat sebuah mesin virtual. Konfigurasi ini juga berguna untuk memaksimalkan fitur-fitur yang tersedia pada VirtualBox.Konfigurasi dilakukan terhadap mesin virtual yang telah dibuat sebelumnya. Untuk mengaktifkan bagian konfigurasi, pilih mesin virtual yang akan diseting. Kemudian tekan tombol Settings pada layar atau atau Ctrl-S (tekan tombol fungsi kontrol bersamaan dengan menekan huruf S pada keyboard) atau pilih menu Machine sub menu Settings untuk perubahan konfigurasi guest machine./virtualbox/virtualbox-konfi</summary>
<category term='Virtualisasi'/>
<published>2013-12-16T06:43:41+00:00</published>

					</entry>

				</feed>
